LAMPUNG KRAKATAU FESTIVAL 2016 : PERJALANAN MENUJU ANAK KRAKATAU YANG PENUH DRAMA (PART 2)

00.47.00

Hoaaaam...! *tarik selimut* kak... sekarang jam berapa nih *sambil kucek-kucek mata cari keberadaan kacamata*” tanyaku kepada kak @omnduut, secara kita sekamar loh hahaha #JanganPiktorPlease...
“udah jam 5 pagi kok man “ jawab kak @omnduut
“kakak sudah mandi belooaaaaaaooom....” bertanya masih dalam keadaan menguap
“udah kok man” sahutnya..
“Waduh... cuss aku mandi dulu ya kak...”, langsung ku sibakan selimut dan kuraih handuk.. lalu kuputar lagu Cheer Up by Twice sebagai penyemangat mandi di pagi hari..

Karena info dari om @Yopiefranz kita kumpul di lobby hotel pukul 05:30 WIB, makanya aku begitu bersemangat kita terbagun pada hari itu, tentunya sudah menyiapkan apa saja yang perlu dibawa selama perjalanan menuju ke Gunung Anak Krakatau.. “Today It’s Gonna be a great day.. yihaaa..”  #KataHati

Setelah temen-temen TBC (Team Blogger Chebox) sudah berkumpul pagi-pagi sekale, kita langsung menuju ke  Lapangan Kopri Komplek Perkantoran Gubernur Provinsi Lampung. Setibanya disana sudah berjejer rapi 3 bus gede yang siap menghantarkan kami dan teman-teman peserta lainya menuju ke Dermaga Pantai Sari Ringgung. #Eittss tapi tunggu dulu... “mana yang lain.. kok sepi.. sepi dan sendiri... aku benci.. bikin bingar aku mau ke pantai.. eh ke pasar.. hahaha”.. dari pada lama menunggu mereka yang tidak tepat waktu sesuai dengan yang dijadwalkan EOnya, hmmm EOnya sendiri bingung yang mana, soalnya tidak ada yang memperkenalkan diri gitu.. *aku sok-sok jual mahal* #plaaak hahaha..

Ya udah deh.. dari pada bengong.. Hal yang paling menyenangkan bila berkumpul bersama para blogger adalah mempunyai hobi yang sama dan apa yang kita lakukan di pagi-pagi yang masih digoda dengan kabut tipis ini.. “eh ayok kita foto, disana ada pamflet gede Festival Gunung Anak Krakatau tuh..” seketika mbak @travelerian mengucapkan sebuah kata mantra yang membuat kami semua berkumpul secara sukarela dan berpose ala kadarnya... jepret 1.. hmmm kurang.. jepret 2... hmm kurang juga.. lagi deh lagi... mulai dari kamera dsrl, kamera action, kamera hape untuk berwefie-ria pun tak ketinggalan.. tongsis.. mana tongsis... *arahkan pandangan ke kamera* #Pose

Tak sadar ternyata para peserta lain udah bermunculan, kami pun mulai menaiki bus urutan nomor 1 berdasarkan ketepatan waktu, oh iya.. dari jadwal paginya aja udah telat berapa jam (-_-“) hmmm.. padahal yang aku denger EO Lampung Krakatau Festival 2016 ini dari EO yang tersohor namanya (-_-“) tapi aku beneran gak tau namanya dan gak pernah denger huahaha.. maklum aku hanya remahan roti dari kisah Hansel and Gratel.

”GANTUNG” DI PANTAI SARI RINGGUNG..

“Kau menggantungkan hubungan ini... kau acuhkan aku tanpa sebab.. houwoooo” – dengan suara emas yang sedikit mengandung merkuri kusampaikan isi hati ini.. *kemudian di blacklist oleh EO-nya* #SekilasCurcol

Wuaaah.. Pantai... *ku arahkan pandangan ku jendela* .. entah kenapa kalo moment-moment begini selalu merasa menjadi bintang video klip gitu hahaha..  dan entah sekarang udah jam berapa aku gak peduli.. yang penting pantaiiii... aku datang...

Seketika bus berhenti.. aku langsung turun dengan tampang excited berlari kesana-kemari seperti anak-anak kecil yang dibiarkan orang tuanya keluyuran, dan tak lupa to take a selfie and wefie and many more... dan ada saja sudut-sudut pantai yang seolah memanggilku untuk berfoto disana..

*lagi asik rekamin dan ambil foto rumput ilalang dengan background pantai* “aduuuh” ucapku lirih ke imut-imutan.. ”eh sori sori..” ujar seseorang, lalu kulihat mukanya dan ternyata.... ada kak @takdos blogger kece yang pernah bareng di event GMT Wonderful Sriwijaya, huahaha ...ternyata dirinya sengaja menabrakan dirinya kepadaku, seperti cerita-cerita di sinetron indonesia gitu..

Setelah menunggu ini dan itu, lalu mendengarkan ini dan itu *aku udah gak konsen lagi*, lalu ketika mulai diarahkan naik ke perahu untuk menyebrang ke kapal gede gitu aku langsung tancap gas, tentunya bareng temen-temen blogger, dan aku gak mau dipisahin meskipun beda perahu dan beda kapal, aku mau kita selalu bersama dalam kondisi apapun juga #Eaaaaa..

Kulihat dari kejauhan ada dua kapal ferri yang megah dan menawan menarik perhatianku, apakah aku akan menaiki kapal itu.. huwooo... tapi.. apa yang dilakukan oleh kapal kayu disekitarnya.. hmmm *mulai mencurigakan*.. padahal pesertanya banyak tetapi EO-nya hanya menyediakan kapal yang bekecepatan terbilang kece hanya dua, dan sisanya kapal kayu dengan kecepatan minim cahaya, jadi hanya ada 3 kapal loh (-_-“) padahal pesertanya banyak.. (lagi-lagi EO-nya.. huuuffttt..)

Apapun itu Kapalnya yang penting sampai ketempat tujuan.. dan tetap positif.. mari nikmati laut dan pemandangan.. *jepret sana-sini sibuk mendokumentasikan perjalanan* yeaaay... (meskipun tidak terdapat jaket pelampung)..

30 menit kemudian... *masih asik merekam, dan tetap jepret-jepret laut*
1 jam kemudian... *still...*
2 jam kemudian... “hoaaaaaaaam... hmm.. sepertinya aku bobok duyu ah..”

3 jam kemudian... “udah sampai belom ya.. ??? hmm kayaknya belom.. tidur lagi deh..”
4 jam kemudian... *terbangun karena lahvar*.. “kak @omnduut nasi kita mana ya...?” dengan tampang mata yang masih sembab sayu memelas gitu.. “abis man.. kita gak kebagian, EOnya ngasih nasi kotaknya kurang”.. ohmaigat... (-_-“) EOnya gimana sih.. kok tega ya *muka cedih*.. ada 5 temen blogger termasuk daku menjadi korban EO.. oalaah.. okelah.. yang penting Gunung Anak Krakatau udah deket, toh lapar bisa ditahan... #menahanHawaNafsu #PuasaKale..

GUNUNG ANAK KRAKATAU YANG PENUH DRAMA

*menginjakan kaki di Gunung Anak Krakatau*
Huwoooo... pasirnya hitam.. dan panas.. *mungkin efek sinar matahari kali ya* yang penting pantai.. yeeee *lari-lari kecil di pantai* #Kegirangan #LupaBahwaKelaparan #BahagiaItuSederhana

Perasaan oleng masih terasa kalo berhenti berjalan, apalagi waktu istirahat sekitar 10 menitan di plataran kecil gitu, lalu.. gak buang-buang waktu karena kami peserta terakhir yang sampai ke Gunung Anak Krakatau.. yaiyalah yang terakhir hahaha.. toh beda jarak tempuh dengan 2 kapal lainnya aja 2 jam.. ckckck.. EO-nya ini bikit kezeeeel deh.

Mulai memasuki pintu menuju jalur daki Gunung Anak Krakatau, ku mantapkan kaki melangkah menikmati sudut pandang hutan yang didominasi kayu pinus, serasa kaya dihutan-hutan film twilight gitu hahaha.. *lagi-lagi baper serasa jadi pemain film*.. dan tentunya tetap jepret-jepret sepanjang perjalanan.. bahkan aku baru menyadari setelah mbak @adventerose menjepret daku dari belakang, ternyata tas yang kubawa mirip dengan mode tas di permainan Pokemon Go yang dipakek oleh Pokemon Master hahaha.. kan aku memang Pokemon Master.. andai saja jaringan Internet di Gunung Anak Krakatau lancar jaya, pasti perjalan lebih asik karena bakalan banyak nemuin Pokemon rare alias pokemon langka, secara di pulau terpencil dengan unsur api didalamnya, pasti banyak Pokemon bertipe api disini.. Oalaaaah #MulaiBaper #TerbawaSuasana

Entah bagaimana ceritanya tiba-tiba teman seperjalan untuk menuju puncak pertama Gunung Anak Krakatau menjadi bareng dengan mbak @Rossanasimanjuntak, entah kita ngomongin berbagai hal, dan tentunya ketika lelah 20 kali melangkah, stop.. istirahat.. lalu selfie, trus saling jepret-jepretin, liat hasil, kalo kurang fotoin lagi.. lanjut jalan 20 langkah... liat background belakang ternyata laut telah terlihat, stop.. istirahat, lalu selfie, trus saling jepret-jepretin lagi..  jalan lagi 20 langkah... ada pohon dan batu tempat duduk yang instagramable.. hal yang sama pun terjadi.. hingga tak terasa kami sudah di puncak pertama Gunung Anak Krakatau Yeeeee.... #SekaliLagi #RasaLaparItuHilang

Bener-bener dah.. rasa capek ngos-ngosan keringat bercucuran, laper, haus, lelah.. semua itu beneran ilang (tapi sejenak ya..) pas diatas puncak.. angin berhembus diatas puncak.. suara deru ombak dari kejauhan, angin yang berselip diantara dedaunan... perasaan ini bikin PW dan rasanya gak mau turun.. tapi tak berlangsung lama ketika ada suara dari EOnya meminta untuk turun segera.. *seketika bete itu datang kembali*.

Setelah kami berkumpul lagi (maksudnya Team Blogger Chebox) dititik pertemuan dijalur pendakian Gunung Anak Krakatau *dibawah pohon berteduh gitu*, kita langkahkan kaki bersama-sama menuju pondok yang ada di dekat pantai untuk beristirahat.

Ketika tiba di pondokan semacam basecamp di Gunung Anak Krakatau gitu, tiba-tiba ada EOnya yang berbaju kotak-kotak (maaf mas lupa namamu hehehe), menawari kami untuk makan (kami disini maksudnya 5 orang yang tidak dapet makan diatas kapal kayu tadi).. huwooo nah gitu donk.. akhirnya... makan juga.. aku.. kak @omnduut @ariepitax @hariTJ dan om @yopiefranz langsung masuk pondokan itu.. kami disediakan nasi hangat, ikan goreng, telor goreng dan sambal.. huaaaaahh ini lebih dari cukup dan rasanya enak banget.. #EfekKelaparan #MakanBareng

Belum selesai makan, tiba-tiba EO mas-mas berbaju kotak menghampiri kami dan bilang nanti cepat-cepat selesaian makan dan packingnya, karena pulang bakalan naik ke kapa ferri yang butuh waktu 2 jam saja untuk pulang.. horeeee (^o^”).. waaah.. ini sungguh ending yang sesuatu..
“ayo.. kapalnya mau siap-siap berangkat” ujar EOnya..

Dengan hati gembira ku turun langsung bersama teman-teman blogger bersiap-siap menuju pantai untuk menaiki perahu kecil yang menghantar ke kapa ferri itu, hufftt.. kesian om @yopiefranz.. dirinya baru makan 2 atau 3 suap gitu, buru-buru lagi.. hmm yang penting kita bisa pulang..

Tapi setelah kami sampai di Pantai.. tiba-tiba kapal gede dengan kecepatan pulang 2 jam itu pergi meninggalkan kami di pantai.. lalu... “maaf ya pak.. tiu kapalnya sudah over capacity banget”- ujar mbak-mbak EO yang penampilanya paling nyentrik dan mukanya paling ngeBetein dari pagi aku ngelihatnya udah gak srek deh #MbakItuSudahAkuTandai hahaha..

Toh mbak kalo emang sudah kelebihan, kenapa peserta lain dijejelin kedalam kapal tersebut, dan kenapa kami masih ditawarin dengan manis untuk menaiki kapal tersebut.. jadi maksud ngana apa wahai mbak EO yang terkenal... #MulaiLapar.. #MulaiLapar...

Trus gimana kami pulang? yang tersisa di pulau Gunung Anak Krakatau yang masih aktif ini.. hanya Team Blogger Chebox yang selalu bersama-sama kemana-mana di event #LampungKrakatauFest 2016 ini.. dan EO-nya yang s*p**k itu.. masa EO yang terkenal katanya tapi gak bisa menghandle #LampungKrakatauFest dengan agenda ke Gunung Anak Krakatau ini.. preeeet.. hahaha..

Kami pun ditinggal oleh EOnya yang mengendarai kapal karet dengan mesin semeriwing membelah lautan.. dengan menunduk sedih (hmm sebenernya temen-temen.. aku mah masih girang lari-lari dipantai buat rekaman pribadi hahahha) lalu datanglah Kapal Kayu yang sedari awal nampak dari kejauhan dan mendekatkan diri kepada kami.. apakah ini yang dinamakan jodoh dengan Kapal Kayu.. lalu.. bagaimana kisah kami melewati malam-malam yang panjang dan menegangkan membelah laut demi untuk pulang ke dermaga Pantai Sari Ringgung??? (kebetulan waktu ditinggal EO di Gunung Anak Krakatau udah sore vrooh).. #Bersambung

kisah ini dirangkum kedalam vlog :D cekidoooot...

You Might Also Like

26 komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Mamaaaaan.....kutandai mukamu ya. Selalu bikin aku ngakak kalo baca tulisanmu. Ampun dah. Dari kapal kayu dg kecepatan minim cahaya, twilight, sampe pokemon, nyempiiiil dalam cerita haha

    Aku suka liat foto2mu Man. Kece!
    Dan aku suka banget liat Maman yg selalu enjoy selama perjalanan. Biar susah ttp dibawa seneng.
    Kamu emang temen yg asik buat diajak jln bareng. Sama kek Yayan. Loooove banget deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. tengqyuu mbak rin hehehehe :D kan cerita apa adanya berdasarkan apa yang diri ini alami hahahaha..

      foto-foto juga banyak nyomot dari grup hahahahah :D hahaha terima kasih... kami palembang squad siap menemani perjalanan anda hahaha

      Hapus
  3. Kereeennnnnn yeeeyyy bersambung dulu yaaaaakkkkkkkk ..... Oke lah ,ku tandai muka kau mbaaaaa EO sok kece !!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalian seneng hobi nandain yaaaaa .. Baiklah..

      Hapus
    2. mari kita voodoo dai, hayo siapa yang simpan fotonya? hahaha :D apakah kita ada fotbar bareng dengan eo-nya? bersambung di part 3 hahahaha

      Hapus
    3. iyo kak huang.. terlalu banyak orang yang harus ditandai hahhaa *titikin sepidol atu atu*

      Hapus
  4. Gokil cerita perjalanannya man

    Salam kenal dr blogger ala2

    BalasHapus
    Balasan
    1. huahahah terima kasih qaqak Budy... salam kenal dari blogger remah-remah roti yang tertinggal di palembang dalam perjalanan kisah hansel and gratel... apalah daku hanyak blogger ala-ala hahaha

      Hapus
  5. TBC mesti bikin novel : "Hatiku Tertinggal di GAK" atau, "EO Jahaaddd, kau PHP-in Kami," atau, "TBC Kena Fitnah Babang Nganu".

    Btw, kakak EO baju kotak-kotak emabf gak ngenalin diri jadi wajar kalo gak kenal hwhw

    Omnduut.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayo kita buat novel berseri sampe ke 7 (maksa-maksa mirip kisa hari poter atau tersanjung hahahaha)... kak yan aku ada utang hehehehhe (^o^) nunggu gajian yan hahaha #plaaaaak

      Hapus
  6. Ya ampuuuun, namanya beneran TBC? Ketuanya sapa? Mas Yopie, Mbak Rien apa Om Nduuut? Hahaha...TBC? Team Blogger Chebox....eh?

    BalasHapus
    Balasan
    1. singkat kisah setelah tiba di lampung, dengan pertanda hujan dan petir menggelegar, nama TBC pun langsung terintisari dari ucapan kak @duniaindra dan langsung dipublikasikan dan didekrasikan pada malam itu juga hahahaha XD *ngarang*

      Hapus
  7. Balasan
    1. sini.. sini.. *coret-coret muka pake spidol permanent ahhahaha*

      Hapus
  8. Lagi mikirin kira-kira Chebox itu akronim dari apa ya?
    Lalu aku membayangkan sebuah kotak dan di dalam ada ada kata-kata seperti Cerdas, Ceria, Celalu, pokoknya semua yang menginspirasi!

    BalasHapus
    Balasan
    1. jangan bilang chebox itu dari acara sebuah program musik di salah satu tivi suasta hahahhaa *yeyeyelalala*

      Hapus
  9. Balasan
    1. hmmmm aku mencium aroma sabotase *jadikan EO-nya sebagai kambing kurban*

      Hapus
  10. Perasaan kita mendaki gunung dengan kecepatan cahaya ya Man. Cepet banget, gak ada puas-puasnya. Malah gantung. Efek kapal kayu yang kecepatannya setara dengan oplet kayu haha. Btw thanks untuk tetap ceria selama perjalanan.

    BalasHapus
  11. Huahahahaha... ngakak baca ini..
    Cieee yang nandain mbak EO :D

    BalasHapus
  12. Huahahahaha... ngakak baca ini..
    Cieee yang nandain mbak EO :D

    BalasHapus
  13. Semoga suatu saat bisa naik krakatau

    BalasHapus
  14. salam kenal kak maman, ini Pink pembaca blog mu, seneng deh baca2 blog kak maman #udaheneg belum ya, btw untung masih selamat ya man sehingga kita bisa bertemu dalam acara blogger ala2

    BalasHapus
  15. Asiknyaaaa bisa pergi beramai-ramai.

    BalasHapus
  16. Wah asik sekali ya bisa ikut kegiatan ini apalagi bisa bermain ke gunung krakatau. Salam kenal. Yuk singgah ke kidalnarsis.blogspot.co.id

    BalasHapus

Popular Posts

Google+

Twitter

Subscribe