"Learn Today, Lead Tomorrow" (Sampoerna Foundation)

04.20.00


Pendidik?... apa sih yang terlintas dibenak ketika mendengar kata itu, kebanyakan orang awam akan berpendapat bahwa pendidik adalah orang yang mendidik orang lain dengan ilmu yang dimiliki si pendidik itu. Namun sebenarnya tak hanya disitu saja tugas pendidik, selain mengajarkan ilmu pengetahuan, pendidik adalah orang yang berperan penting dalam menciptakan generasi pemimpin bangsa kedepan, serta orang yang membentuk moral dari calon-calon pemimpin  sehingga memiliki jiwa kepemimpinan.

Menjadi Pendidik adalah pekerjaan yang sangat mulia, apalagi jika pendidik itu menjalani pekerjaannya dengan ikhlas, selain memberikan manfaat kepada orang lain, menjadi pendidik adalah profesi yang mendapatkan banyak pahala. Seperti ungkapan yang sangat mendasar dari Sayyidina Ali yang menyatakan bahwa dia akan mengabdikan dirinya kepada orang yang mengajarnya meskipun hanya satu huruf. Dilihat dari ungkapan Sahabat Rasulullah SAW ini, meskipun satu hurup cukup menjadikan orang suci seperti Sayyidina Ali akan mengabdikan dirinya kepada orang yang mengajarnya. Sebuah ungkapan yang menggambarkan betapa mulianya seorang yang menjadi Pendidik.

Seperti halnya yang dilakukan Sampoerna Academy, mengabdikan diri di dunia pendidikan demi menciptakan generasi yang berkualitas, berakhlak mulia, serta berjiwa pemimpin. Dapat dilihat dari hasil liputan saya ala blogger di “Lulusan Pertama sampoerna AcademyWujudkan Realisasi Menciptakan Pemimpin Masa Depan yang Berkualitas”.

Saat itu teman-teman dari komunitas Blogger Wongkito termasuk saya diundang dalam acara wisuda angkatan pertama Sampoerna Academy Palembang. Saya sangat antusias untuk hadir, nah.. dari sinilah saya mulai tau tentang Sampoerna Academy khususnya di Palembang.

(sumber foto: buanasumsel.com)
Dalam rangka menciptakan calon pemimpin bangsa yang ideal, Sampoerna Academy ini merangkul siswa berprestasi dan berkarakter di SMP dengan bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat untuk menyeleksi siswa tersebut, dan yang saya salut adalah Sampoerna Academy sangat memprioritaskan siswa dari kalangan keluarga prasejahtera dan tentunta dalam jiwa siswa tersebut telah ada benih jiwa kepemimpinan.

Menjadi Pendidik yang benar-benar mendidik. Itulah yang saya tangkap dari Sampoerna Academy. Dilihat dari sistem pembelajarannya ala asrama yang membuat siswanya jadi disiplin tinggi, mengadakan kegiatan positif disekolah untuk mengembangkan kreativitas, serta mengadakan kegiatan yang melatih jiwa kepemimpinan dari para siswanya. Dan hasilnya sungguh sangat membanggakan, hampir semua siswanya diterima di perguruan tinggi di seluruh wilayah Indonesia, bahkan banyak yang diterima di perguruan tinggi luar negeri seperti University of Hawai, West Virginia University, Universitas of Missouri, dan masih banyak lagi. Ini adalah bukti dari pengabdian Sampoerna Academy di dunia Pendidikan di Indonesia.

(sumber foto: elloveblue-star.blogspot.com)
Selain itu, pada saat saya menghadiri wisuda angkatan pertama Sampoerna Academy, banyak sekali hal berkesan yang saya rasakan, mulai dari cara penyambutan tamu yang menurut saya padahal mereka masih siswa SMA tapi seperti sudah profesional saja, berlangsungnya acara yang hampir disetiap kesempatan menggunakan dialog bahasa inggris. Hal ini juga memperlihatkan tak hanya sekedar mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi Sampoerna Academy juga mengajarkan berbagai hal seperti softskill dan lain-lain.

Meskipun saya bukan lulusan dari Sampoerna Academy, tapi saya sangat bangga dengan apa yang dilakukan Sampoerna Academy mengabdi dibidang pendidikan, menciptakan individu yang memiliki keahlian serta keterampilan untuk siap menghadapi perjalan pendidikan selanjutnya.

Banyak cara untuk menciptakan generasi pemimpin bangsa yang berkualitas, menjunjung nilai kemanusian, etika kerja, serta memiliki karakter kuat menjadi pemimpin. Itulah yang dilakukan Sampoerna Academy, dengan menjadi pendidik yang mengabdikan diri di dunia pendidikan Indonesia. Selalu mengajarkan kepada anak didiknya untuk “Learn Today, Lead Tomorrow”

You Might Also Like

8 komentar

  1. kenapa gak daftar sekolah disana man ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kan pas aku taman SMP sekolah itu belum nongol kak, trus pas aku taman SMA baru deh sekolah itu nongol :( huft

      Hapus
  2. mantasb sobat....

    kyaknya asik juga tuh sob, kalau bisa kuliah di sampoerna sob, beasiswa lgi sob..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha :D iya yah.. tapi sayangnya baru di lingkup SMA sob, belum ada di perkuliahan

      Hapus
    2. wah kok SMA saya ngajar gak dapat sob???

      Hapus

Popular Posts

Google+

Twitter

Subscribe